Aku kehilangan customer hari ini

Handphoneku berdering ……. Siapa yang menelpon ya ? Nomor baru , tapi sepertinya aku kenal . Daerah timur Jakarta atau tepatnya Pondok Gede . Ternyata benar , dari salah satu pelangganku .Jadi gak enak perasaan nih . 

Halo mas Teddy , apa kabar ? Baik . Mas , kata Bapak berita dan gambar terbaru diwebsite  belum diupdate ya ? Oh iya belum Mbak .Scanner saya lagi rusak. Secepatnya saya update deh .  Eh iya Mas Bapak minta ketemu secepatnya . Besok bisa ? Wah saya gak bisa . Ehmm kalau sabtu pagi jam delapan gimana ?  …… Kata Bapak boleh . Ok tengkyu ya . Bye … 

Ehmm sepertinya bakalan terjadi sesuatu . Maklum firasat berkata demikian. Salah sendiri juga sih . Menunda-nunda pekerjaan sampai ketahuan kalau website belum diupdate. 

Hari Sabtu biasanya santai , ini malah kayak hari biasa . Pagi-pagi udah mandi , sarapan . Menunya seperti biasa , empat sehat lima sempurna enam internet hahaha . Pukul 07:45 baru berangkat , sepertinya 08:30 baru sampai deh . Tul kan . Sampai disana disambut Evi , sang sekretaris bos sebuah perusahaan bumbu masak kemasan. Udah ditunggu Bapak didalam , ujarnya . 

Ted, ini gimana kok website gak diupdate-update . Calon pembeli dari Belanda saya minta cek informasi di website tapi katanya masih yang lama . Kan malu saya, sampai dia datang sendiri ke sini . Iya saya mohon maaf Pak , scanner saya rusak .  Kalau dikantor saya agak susah , jadi mesti  ke kantor teman dulu . Wah gimana ini apa mau lanjut atau kita stop aja , saya mau cari karyawan yang bisa ngurusin ini . Sebenarnya kalau ada orang yang bisa standby  setiap saat ngurusin ini , justru saya sendiri menganjurkan . Disamping update data lebih cepat , website juga mesti dirombak menggunakan sistem terbaru biar gampang update-nya . Oh gitu ya, emang gak apa-apa bagi Teddy ? Trus nanti untuk programnya sendiri gimana ? Saya gak apa-apa Pak . Untuk source code dan lain-lain nanti kalau sudah ada orangnya saya kasih ke dia dan nanti saya jelasin model web yang saya buat . Terus gimana cara updatenya . Gak usah dibayar untuk itu . Oh gitu ya, terima kasih banyak deh Ted . Selama ini sudah banyak bantu. Tapi sekarang ini pemasaran kita sudah ke luar negeri dan mereka selalu nanya ada informasi diwebsite atau gak . Ya saya jawab buka aja websitenya . Saya juga ngerti Teddy orangnya sibuk jadi pikiran saya mesti nyari karyawan yang standby setiap saat kalau ada update .

 Setelah ngobrol sebentar , kemudian saya pamit . Pikiran saya langsung tertuju ke sebuah tempat  di Palmerah. Saya harus hadir di workshop itu . Ngebut nih sambil menatap kuda besi kesayangan.

 Namun sepanjang jalan aku terus memikirkan hal barusan ……  

Website yang aku buat tahun 2004 lalu itu memang dari sisi mesin mesti diganti baru . Sudah ketinggalan jaman , tak ada interface atau editor yang user friendly untuk mengupdate berita atau mengedit content. Sehingga harus dilakukan oleh yang mengerti pemrograman web . Hal ini salah satunya karena update jarang sekali dilakukan. Beberapa bulan sekali, itupun kalau ada permintaan.  Ditambah pula aku tidak mengenakan biaya pemeliharaan ataupun biaya update dll . Sebuah pelajaran lain dalam hal manajemen proyek IT . Maklumlah itu proyek lama dan pada saat itu aku baru pandai mengemasnya secara bisnis . Dan memang dulu niatnya adalah membantu bumbu kemasan ini yang asli produk Indonesia agar dapat dikenal dimancanegara melalui website . Setalah tiga tahun tepatnya 2007 , hal ini mendekati kenyataan ketika calon pembeli dari Australia dan Belanda melihat website ini . Hal ini menggembirakan pemilik dan tentu saja diriku . Setidaknya apa yang kubuat berguna bagi orang lain. Sehingga website ini seperti milikku sendiri. Yang kubayangkan adalah kalimat ”developed by” di bagian bawah akan hilang .  

Hal itu seharusnya tak perlu terjadi seandainya aku tak menunda-nunda pekerjaan kecil tersebut . Hanya menscan lima gambar  . Gara-gara ntar sok ntar sok aku harus kehilangan customer . Sebenarnya aku diuntungkan dengan hal tersebut . Aku tak perlu datang lagi setiap ada update atau foto-foto terbaru. Hemat tenaga dan biaya . Namun hati ini kecewa karena mengecewakan orang lain . Maklum aku sudah menyepakati kalimat ”kecil bagi kita , besar bagi orang lain” , tapi masih ada yang ’lewat’  juga (sebetulnya banyak sih hehe).

 Sebenarnya sih bisa saja website itu tetap aku yang pegang, toh pemlik memberikan kesempatan untuk itu  . Tapi entahlah kenapa tak kulakukan hal itu tadi. Sudahlah ……..

 Aku menghela napas panjang . Ditemani lagu-lagu instrumental karya Diego Modena, aku bergerak pasti menuju Barat Jakarta . The show must go on .

 Sambil tersenyum aku mencoba menyimpan pesan singkat dari hal ini ”Jangan menunda-nunda pekerjaan apapun . Kecil atau besar , jika itu bisa dilakukan sekarang maka kerjakan sekarang.”

Advertisement

4 Responses

  1. Memang betul kalau menunda suatu pekerjaan itu nanti akan menggigit kita di kemudian hari.

    Salam kenal balik, terima kasih sudah mampir. Silahkan, jika ingin mengutip dengan memberikan link.

    • Yup , sebuah pelajaran berharga . mudah2n akan selalu ingat .

      Nanti kalau ada yang sesuai akan sy kutip , biar bisa tukaran link hehe.

      Salam
      Teddy

  2. Menunda-nunda pekerjaan adalah hal yang sering dilakukan oleh kebanyakan orang termasuk saya. Terima kasih, artikel ini telah mengingatkan saya.

    Salam Kenal

    Yogi

    • Betul Pak , terkadang gara2 kesalahan kecil imbasnya besar. Saya sendiri juga masih sering lupa akan hal ini.
      Terima kasih komentarnya . Sukses dan berkah selalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.