100 alasan untuk menangis, 1000 alasan untuk tersenyum

 
Seorang anak laki-laki tunanetra duduk di tangga sebuah bangunan dengan sebuah topi terletak di dekat kakinya. Ia meletakkan sebuah papan yang bertuliskan: “Saya buta, tolonglah saya.” Di dalam topinya tampak hanya ada beberapa keping uang logam.

Tiba-tiba datanglah seorang pria berjalan melewati tempat anak ini. Ia kemudian mengambil beberapa keping uang logam dari sakunya dan meletakkannya ke dalam topi. Lalu ia meraih papan itu, dan membaliknya kemudian dia menulis beberapa kata. Pria ini menaruh papan itu kembali sehingga orang yang lalu lalang dapat melihat apa yang ia baru tulis.
Tidak lama kemudian, topi itu pun terisi penuh dengan uang logam dan uang kertas. Ketika waktu sore pria yang telah menulis kata-kata di papan tersebut datang kembali melewati anak itu. Rupanya anak ini mengenali langkah kaki pria itu, sehingga dia bertanya,
“Apakah bapak yang telah mengubah tulisan di papanku tadi pagi?

“Benar, nak” kata pria itu

“Apa yang bapak tulis?

Pria itu berkata “Saya hanya menuliskan sebuah kebenaran dan menyampaikan apa yang kamu tulis dengan cara yang berbeda. Bapak hanya menulis kata-kata yang berbunyi :

“Hari ini adalah hari yang indah dan saya tidak bisa melihatnya”

——————————————————————————————-

 Kalau dilihat tulisan pertama dengan yang kedua sebenarnya sama saja maknanya ?  Yaitu bahwa anak itu buta.

Tetapi, tulisan yang pertama hanya mengatakan bahwa anak itu buta. Sedangkan, tulisan yang kedua seolah-olah mengatakan kepada orang-orang bahwa mereka sangatlah beruntung karena mereka dapat melihat

Moral dari cerita ini: Kita patut bersyukur atas segala yang kita miliki. Kalau bisa berpikirlah dari sudut pandang yang berbeda dengan kreatif dan inovatif .

Jadilah seorang pemberi yang mengasihi tanpa mengharapkan balas jasa dan rasa menyesal.

Ketika hidup ini memberi kita 100 alasan untuk menangis, maka tunjukkan pada hidup ini bahwa kita memiliki 1.000 alasan untuk tersenyum.

Salah satu hal yang terindah adalah melihat seseorang tersenyum..

Tapi yang terlebih indah lagi adalah mengetahui bahwa kita adalah alasan di belakangnya! !!

 

(Terima kasih untuk rekan Abdul Rachman yang telah mengirimkan tulisan diatas)

 

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.